8 Tipe Klien Henna Yang Sering Kita Temui


Di artikel kali ini kita akan ulas beberapa tipe klien yang pastinya pernah Henna Artist temui, mulai dari klien yang super royal, super kepo sama ada juga loh yang suka hit and run. Ah pokoknya beragam banget deh, mau lebih lengkap? Silahkan baca artikel ini. 


1.    Udah deal, eh... tau-taunya cancel dadakan

Sering nih, kejadian kayak gini. Udah deal harga dan book tanggal, eh tiba-tiba pas mendekati hari H, calon pengantinnya cancel secara sepihak. Alsannya macem-macem, ada yang bilang ternyata paket riasnya udah termasuk henna, ada yang bilang dia mau dihenna sama keluarga atau temannya aja, ada yang bilang juga kalau dia dapet jasa henna yang lebih murah dll.
Tipe klien yang kayak gini adalah tipe klien yang sangat merugikan, karna gak jarang seorang henna artist musti menolak tawaran henna dari pengantin lainnya hanya karna sudah dibooking klien itu.
Cancel boleh saja, asal jauh-jauh hari, jangan mepet yah. Kasian kan kita sebagai henna artist sudah persiapan ini-itu buat ngehenna eh malah di cancel seenaknya gitu aja. Dan untuk henna artist, ada lebih baiknya menerapkan sistem DP. Dengan adanya DP maka klien akan berpikir dua kali untuk cancel jasa henna kalian, secara kan kalau dicancel sepihak dari kliennya DP biasanya dianggap hangus.
Besaran DP biasanya 50% dari total. Atau menurut kebijakan kalian aja, agar gak terlalu memberatkan pihak kliennya dan gak merugikan henna artist. 

2.    Suka Banding-banding Harga

Suka ada aja yang nyeletuk “Ih ko mahal banget sih tarif jasa hennanya, aku biasa dihenna sama si A gak semahal itu ko”. kalau ada klien kayak gini jawabnya simpel sih “ini sudah kebijakan perusahaan sis, jika memang tidak cocok, tidak apa-apa. Kami tidak memaksa sist untuk pakai jasa henna kami”
Tapi kalau klien masih tetep ngotot mau pakai jasa henna kamu dan masih saja membandingkan dengan harga henna artist lainnya yang lebih murah, ini perlu dicurigai, bisa aja klien itu mengada-ngada agar dia bisa dihenna dengan harga yang dia inginkan.
Solusinya adalah ‘persilahkan klien untuk menggunakan jasa henna yang dia anggap murah itu’ selesai.

3.    Klien PHP (Peberi Harapan Palsu)

Sudah deal, keep tanggal dan setuju akan transfer DP, tiba-tiba klien hilang entah kemana, dihubungi susah, di wa, bbm, sms gak dijawab-jawab. Ah... Janji nya mau transfer hari ini, tapi setelah tanggal pernikahan berlalu, kau tak kunjung berkabar. Apa salah ku? hehehe
Begitulah, namanya juga blum berjodoh. Tapi sebaiknya, kalian secepatnya menghubungi henna artist jika kalian memang tidak jadi pakai jasa hennanya. Jangan seolah-olah gak kenal dan menghilang begitu aja.

4.    Super Kepo

Entah apa motif klien yang satu ini, awalnya mungkin dia mengaku calon pengantin perempuan yang mau dihenna dihari pernikahannya. Setelah tanya tarif paket dan bahan yang dipakai untuk menghenna nanti, dia juga nanya dari mana henna artist bisa dapat pasta henna, atau gimana cara bikinnya, tanya tips dan trik jadi henna artist dan banyak hal tentang seputar henna-hennna an.
Lah... dia mau dihenna atau mau jadi tukang henna sih sebenernya. Eh... bener aja, setelah tanya ini tanya itu, dia gak jadi booking dan keesokan harinya status BBM dia berubah jadi “menerima panggilan untuk henna” GubraaaaK!!

5.    Deal langsung DP

Setelah tau jumlah tarif dan deal tanggal, Klien langsung transfer DP tanpa banyak tanya. Nah. kalau dapet klien yang kayak gini, dunia itu kayaknya indaaaah banget. Kita gak harus pannjang lebar lagi jelasin ini itu karna dengan sekali penjelasan mereka sudah paham. Dan gak nanya yang neko-neko juga.
Ini adalah tipe klien royal yang sangat dicari dan dicintai, semua henna artist pasti pengen banget kliennya bisa menghargai jasa hennanya dengan tidak menawar harga. Kalau udah gini, ngehenna pun jadi lebih menyenangkan.

6.    Ngeping mulu, eh pas dijawab balesnya lama

Kadang suka gak sabaran, baru kirim pesan aja langsung pang ping puluhan kali. Setelah dijawab pertanyaannya, dia gak langsung jawab. Padahal jangka waktu dia kirim pesan sama kita jawab itu gak lama.
Udah gitu dia bbm lagi, ngeping-ping lagi, malah kalau agak lama gak dibales, dia miscol-miscol. Tapi pas udah kita jawab malah cuman di read. Trus besoknya pang-ping lagi, miscol-miscol lagi, nanya ini- itu yang udah kemarin dia tanyain. Kita masih sabar jawab, deal pesan barang (henna) ini-itu, sudah dikasih norek untuk transfer. Sudah dikasih tau batas tarsfer kapan, dia juga udah menyanggupi, Eh tiba-tiba menghilang tanpa kabar dan sebulan kemudian pang-ping lagi. Terus aja begitu. 

7.    Tiba-tiba so akrab dan mengaku kerabat

Kenal engga, ketemu juga gak pernah, lah...tiba-tiba ada yang hubungin dan ngaku sodara atau temen dari temen temennya henna artist. Bisanya tujuan klien yang satu ini adalah agar dia dapat harga murah.
hmmmm ada-ada jah klien yang satu ini.

8.    Udah nawarnya kebangetan, maksa lagi

Ampun deh kalau dapet klien yang kayak gini. Kayaknya kebanyakan henna artist bakal langsung delcon kontaknya deh. Heheee
Tawar menawar memang wajar didunia jual beli, tapi jangan sampai kebangetan, menyakitkan apalagi memaksakan. Jika memang sudah gak bisa ditawar, klien bisa cari jasa henna lain yang cocok sesuai kantong. 

Itulah beberapa tipe klien henna yang sering dijumpai oleh para henna artist, kira-kira kamu termasuk tipe yang mana?

Share on Google Plus

About Ayana Project

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

1 komentar:

  1. Neh bener nih yang kayak ginii..
    Udah ngalamin...
    Menyedihkan sangat yaaa...
    Hiks hiks

    ReplyDelete